Friday, 2 November 2012

Candy-Candy itu Jodohnya Albert. TITIK.

Hayooo....angkat tangan, siapa angkatan anak SD tahun 1995 yang gak tau atau gak pernah denger Candy-Candy sama sekali ???

Candy-Candy adalah salah satu komik favorit saya, dan setiap kali baca komiknya, saya PASTI nangis! Saya benar-benar menyesal ketika komik Candy-Candy dijual sepaket dari seri 1-9 kenapa tidak saya beli ketika saya kelas 5 SD, saya malah beli serial Mari-Chan.
Huaaaa....stupidddd....
Sedangkan animenya sempat diputar di RCTI sekitar tahun 1994-1995 yang membuat Candy-Candy booming di kalangan anak cewek Indonesia. Bahkan tidak sedikit juga anak cowok yang tertarik.
Namun sayang sekali, karena masalah sengketa hak cipta antara pengarang ceritanya, dan ilustrator alias mangaka-nya, maka komik Candy-Candy ini tidak dipublish ulang.
Namun, karena kongkalikong antara mangaka-nya dan salah satu perusahaan TV Taiwan, anime Candy-Candy sempat dirilis dalam versi CD/DVD. Sayangnya saya cuma punya sampai season 2 ketika Candy-Candy bekerja sebagai perawat. Sampai saat postingan ini ditulis, saya belum dapet yang season 3.

Yang bikin saya geregetan adalah.....
Perhelatan di dunia maya mengenai ending Candy-Candy yang menggantung.

YA ! Pada bagian ending-nya, diceritakan Candy-Candy akhirnya bertemu dengan Paman William yang selama ini membantu dia mengatasi kesulitan, dan dia ternyata adalah cinta pertama Candy yang ditemui di bukit poni, yang disebut Candy sebagai "Pangeran Bukit Poni" dan juga adalah sahabat Candy yang suka berkelana, Albert.

Pangeran Bukit Poni = Albert = Paman William

Kalau dipikir secara logika, biasanya, cowok yang pertama ditemui di awal cerita dan meninggalkan kesan lalu muncul lagi di bagian ending secara mengejutkan, berarti cowok tersebut dimaksudkan si pengarang cerita sebagai JODOH dari si pemeran utama cewek.

Meski demikian, karena endingnya hanya diceritakan sampai terungkapnya jati diri Paman William, tanpa memberikan hint kepada siapa Candy akan melabuhkan cintanya, para penggemar Terrence Grandchester bersikeras bahwa Candy akan tetap jadian dengan mantannya itu.

Urrghh.......
sebenarnya saya cuma pengen menumpahkan uneg-uneg dan kengototan ini kepada penggemar Terry Grandchester, karena malas bergabung ke forum-forum ga jelas, lebih baik saya tumpahkan di blog saya sendiri.

Pokoknyaaaaaa..

CANDY WHITE + WILLIAM ALBERT ARDLEY

tidak boleh ada interupter lain, apalagi si nyebelin Terry. Biarin Terry ama si Suzanna, biar Candy berbahagia dengan cinta pertamanya yang selalu ada kapan pun dan di mana pun dia membutuhkan dukungan.
Namanya juga jodoh. Gak akan ke mana.

Masih belum percaya juga kalau Candy & Albert adalah SOULMATE ????

Mari kita telusuri perjalanan Candy :

1. Saat Candy sedih karena tak seorang pun menginginkan dia sebagai anak angkat, dia bertemu dengan Pangeran Bukit Poni (aka William Albert Ardley) yang memberi dia keberanian untuk berharap dan terus bermimpi. Saat itu Candy kecil menganggap sang pangeran adalah cinta pertamanya.

2. Enam tahun kemudian, saat Candy berumur 12 tahun dan pertama kali bertemu dengan Anthony Brown, yang dia ingat pertama kali adalah Pangeran Bukit Poni, cinta pertamanya. Tidak heran, karena Anthony adalah keponakan Albert yang memang sangat mirip dengannya. Anthony bahkan sempat cemburu dengan Pangeran Bukit Poni yang selalu diceritakan Candy.

3. Saat Candy hendak dijual sebagai budak ke Mexico oleh keluarga Regan, ia secara tak sengaja bertemu dengan Albert (aka William Albert Ardley) yang saat itu sedang menyamar sehingga tak seorang pun mengenali dia. Dia mengenakan wig coklat, padahal rambut aslinya pirang. Dan mengenakan jenggot palsu, sehingga tampak tua. Padahal aslinya masih muda dan gantenggggg......

4. Saat Candy hidup terlunta-lunta karena perlakuan keluarga Regan, Paman William (aka William Albert Ardley) dengan bantuan 3 bersaudara sepupu Anthonny, Archie, dan Stea mengangkat Candy sebagai putri keluarga Ardley. Konglomerat di Chicago. Di sini, Paman William digambarkan sebagai "Paman Kaki Panjang" yang dengan misterius selalu membantu Candy.
Karena tak seorang pun tahu jati diri William, kecuali si nenek Elroy, semua orang termasuk Candy mengira William adalah seorang lelaki tua kaya yang baik hati dan tidak tertarik bersosialisasi. Padahal William sebenarnya adalah seorang pemuda yang baru beranjak dewasa dan kaya karena dapat warisan, namun lebih suka berkelana dekat dengan alam sehingga dia menyerahkan urusan tetek bengek kepada nenek Elroy dan cuma memberikan instruksi jika keadaan urgent.

5. Paman William menyekolahkan Candy ke St. Paul, di mana ia bertemu dengan Terry Grandchester dan saling jatuh cinta. Sayang (walaupun sebenarnya tidak), kisah mereka tidak bisa berlanjut karena adanya pihak ketiga, Suzanna Marlow. Yahhhh....namanya juga gak jodoh, relain aja deh wahai penggemar Terry. Say bye-bye to Terry.

6. Candy memutuskan untuk melanjutkan ke sekolah perawat. Di mana pada suatu ketika, ia bertemu dengan Albert yang lupa ingatan. Mereka bahkan sempat tinggal dalam sebuah rumah yang sama alias KUMPUL KEBO, dan menjadi bahan gosip orang. Candy saat itu mungkin hanya menganggap Albert sebagai "kakak" karena ia masih menyimpan rasa sayang pada Terry. Namun berbeda dengan Albert, justru rasa sayangnya pada Candy mulai tumbuh saat ia menjadi orang lain yang lupa ingatan. Rasa sayang Albert kepada Candy saat itu murni dan tulus, ketika ia bahkan tidak mengenali dirinya sendiri. Saat Albert mendapatkan ingatannya kembali, ia pergi dengan diam-diam sambil meninggalkan surat terima kasih pada Candy karena telah merawatnya.

6. Candy dan Terry akhirnya menyadari satu sama lain bahwa mereka tidak mungkin bisa bersama lagi, bagaimana pun rasa sayang itu masih ada. Kisah mereka adalah kenangan manis masa muda. Namun kenyataan yang berbicara lain memaksa mereka untuk bersikap dewasa atas pilihan mereka masing-masing. Sekalipun pilihan itu diambil secara terpaksa. Terry yang hancur-hancuran karena putus asa memutuskan untuk kembali melangkah dan berusaha meyayangi Suzanna, Candy juga memutuskan untuk tidak lagi menemui Terry dan berniat melupakannya.

7. Kisah Candy dan Terry yang menggambarkan kisah masa muda Candy berakhir. Lalu babak baru pun dimulai, babak di mana Candy menuju kedewasaan. Di mana ia kembali ke bukit poni, ke tempatnya berasal. Dan di saat inilah, di awal babak baru, jati diri Pangeran Bukit Poni, cinta pertama candy, yang sejak awal sengaja disembunyikan oleh pengarang, DIUNGKAPKAN. Dan dia adalah....jeng...jeng..jeng....
ALBERT !!!!!

Jadi, sekali lagi saya tegaskan dengan NGOTOT bahwa,

CANDY adalah jodohnya PANGERAN BUKIT PONI
CANDY adalah jodohnya ALBERT
CANDY adalah jodohnya PAMAN WILLIAM


 
Tuuuhh kannnn....adegan endingnya menyentuh banget, tiap kali baca langsung berkaca-kaca

Candy & Albert FOREVER

10 comments:

Rika Raudah said...

setujuuuuuu! :)

udah tau ada candy candy final story novel? baru ada japanese version, tp bisa google burp blog yg bahas ini. Disitu, obvious bgt kalau anohito/HE/that man yang dimaksud kyoko mizuki adalah albert. cuma penggemar terry yg susah move on aja yang ga terima kenyataan ehhehe

Nabhilla safira said...

Mau tanya dong kalo albert itu usianya berapa tahun? Terpaut brp tahun sm candy? (Hehe salah fokus)

Ria Hawila said...

ikutan komen biarpun udah lama ya.
saya baca dipembahasan siapa anohito di novel candy candy kalau gak salah beda usianya hanya terpaut 6 tahhun ya dengan albert. saya juga sangat setuju kalau candy dengan albert saja, tapi penasaran dengan anohito yang dimaksud siapa di novelnya kyoko mizuki, berharap banget itu albert ( banyak buktinya sih ), tapi banyak juga yang bilang itu terry.
waktu saya baca ketika sd sampai smp sih saya sukanya sama terry, tapi setelah sekarang dewasa kok berubah ke albert ya, apa karena sudah paham arti cinta sesungguhnya hehehehe

Fitriah Suganda said...

Sebelumnya 'salam kenal' Erika....
Kalo boleh jujur, candy candy itu adalah serial komik pertama yg saya baca. Langsung 'jatuh cinta' di edisi pertama. Setelah itu, berjuang deh buat beli edisi2 selanjutnya ( sampe 9) walaupun harus rela irit jajan. Maklum, saya bukan dari kalangan cukup, hehehe....
Tapi sayang, komik2 saya hilang diperpustakaan mini saya. Padahal rencananya saya pengen 'ngenalin' candy candy ke anak perempuan saya setelah ia usia 14 tahun ( usia saya saat kenal 'candy candy')..
Hhhh..... Cari komik oke dengan cerita keren sekarang agak susah... Kebanyakan 'dramanya', gak kaya' candy candy.
I love very much candy candy....

Herma Wati said...

Hiks hiks ..... saya punya semuanya, komiknya sampai cd nya lengkap banget ... hasil hunting bertahun2 ..... dan kl lg feeling blue ... larnya pasti ke komik atau cd nya ....

Dee Anne said...

Komik yang selalu membuat saya nangis setiap membacanya... bahkan sampai sekarang!
Berhasil dapat komik lengkapnya setelah hunting sana-sini :)

And yup, setuju banget dengan ending: Candy with Albert!
Bukan masalah bahwa Albert itu Paman William yang mengadopsi Candy jadi anak angkat, toh, umur mereka tidak terpaut terlalu jauh.
Belum lagi banyak yang setuju bahwa sosok misterius "suami" Candy di novel final story-nya adalah Albert!
Clue yang paling masuk akal adalah di mana hanya Albert yang tahu pemandangan bukit pony di musim semi, sementara Terry pernah ke bukit pony hanya di musim dingin, nah! hehe.
Very nice article by the way :)

Lia aja said...

Hermawati, saya pgn donk copy cd candy candy nya. Plissss

Lia aja said...

Hermawati, saya pgn donk copy cd candy candy nya. Plissss

Unknown said...

Ohhhh my goodness!!!!! Entah kenapa bisa nyasar ke blog ini. Dan menemukan orang2 yg sependapat dng aku :D
20-25 tahun yg lalu aku ngotot2an sama sepupu kalau Candy pasti ended up with Albert tapi dia ngga setuju. Katanya Albert sdh tua??!! Omg cuma beda 5-7 tahun aja kok!!! Komik ini sepuluh kali aku baca complit tetap sepuluh kali juga nangis nya he he memang sensitif n romantis kali aku ini ya?? 25 tahun kemudian aku kawin sama bule yg beda umurnya jg di atas 5tahun he spoilt me sooo much :)

Icha said...

Halo, hanya mau numpang memberikan pendapat... Menurut saya, yang perlu dianalisis adalah apa yang terjadi dan terdapat di rumah Candy saat dia sedang mengingat masa lalu. Saya setuju bahwa Albert sangat penting dalam hidup Candy, namun Anthony dan Terry juga sangat penting.

Kemudian, point tentang Slim's painting di rumah Candy bukan point yang paling kuat untuk membuktikan siapa Anohito. Walaupun Terry hanya sempat ke Pony's Home waktu winter, dia bisa mengenali bentuk Pony's Home dari atas bukit. Terry adalah aktor, ingatannya kuat sekali untuk bisa mengingat-ingat dialog. Albert pasti tahu lah Pony's Home, tapi Terry tahu bird's eye view Pony's Home dari atas bukit. Menurutku, Slim's painting bisa mengarah baik ke Albert maupun Terry.

Sedangkan daffodils dan Shakespeare books, semuanya mengarah ke Terry, karena di CCFS novel, tidak ada reference bahwa Albert berkaitan dengan daffodils dan Shakespeare. River Avon juga mengalir ke, salah satunya, Stratford-Upon-Avon, di mana Shakespeare companies biasa mangkal.

Saya tampilkan di bawah ini dua link analisis saya tentang Anohito. Memang saya berkesimpulan Anohito itu Terry, tapi saya mengambil kesimpulan tersebut setelah menganalisis sebuah blog yang ditulis oleh seorang fans dari Jepang. Dari analisis saya tentang apa yang terjadi dan terdapat di rumah Candy, saya berkesimpulan ada 7 hal yang benar-benar berkaitan dengan Terry, 4 hal yang bisa berkaitan dengan Terry dan juga Albert, dan tidak ada hal yang hanya bisa dikaitkan dengan Albert.

http://becomingicha.blogspot.com.au/2017/08/candy-candy-final-story-summary-of.html

http://becomingicha.blogspot.com.au/2017/08/anohito-analyses-recap-and-candy-candy_14.html

Demikian, semoga pendapat saya dapat diterima dengan baik, walaupun tidak sependapat... Jika tidak sependapat, tidak apa-apa, toh ini bukan persoalan paling penting di bumi ini...