Showing posts with label wish list. Show all posts
Showing posts with label wish list. Show all posts

Friday, 15 April 2016

The Diary of Caymaru - The First Rejection

Awal Januari di Kudus, aku mengikuti terapi Chi dari seorang shinshe yang mengajarkan aku beberapa gerakan ringan untuk menarik napas dan menghembuskan napas jika sesak, ia juga memberikan beberapa terapi pijatan di titik Chi supaya pernapasanku menjadi lebih baik.

Aku melakukan perjanjian dengan seorang dokter kandungan di Kudus, di mana dulu adek bungsuku dilahirkan di sana. Selama 20 tahun, klinik bersalin itu kini sudah berkembang menjadi RSIA kecil. Kebetulan dokter yang menangani aku adalah dokter kepala RS yang dulu juga menangani kehamilan mamaku.

Aku masuk ke ruang praktek ditemani oleh tanteku.
Di dalam terjadilah percakapan yang kurang lebih seperti ini :

Dokter : Ada yang bisa kami bantu Ibu ?

Me : Saya sudah terlambat beberapa minggu Dok, saya sudah test pack dan hasilnya positif, jadi saya mau cek apakah benar saya hamil dengan USG.

Dokter : Oh baik...baik...silakan... (sambil menyilakan aku berbaring di ranjang pasien)


Lalu aku pun di USG dan ditest oksigen menggunakan Pulse Oximemeter. Pulse Oximeter menunjukkan saturasi oksigenku yang hanya 85%. Sedangkan hasil USG menunjukkan bahawa memang benar ada embrio di sana.
Gambarnya begini....

Lalu kami pun kembali ke tempat duduk, dan kali ini dokter aku beritahu bahwa aku ada kelainan jantung sehingga hasil pulse oximeter menunjukkan saturasi oksigen yang sangat rendah, yang seharusnya pada orang normal berkisar 99% tapi aku cuma 85%

Ekspresi dokter menunjukkan kekhawatiran dan tidak lagi seramah tadi.

Dokter : Ibu harus konsultasi dengan dokter jantung, sekarang ibu tinggal di mana ? Saya akan buatkan surat rujukan.
Terus terang, dalam kasus ini saya menyatakan angkat tangan jika harus menangani kehamilan ibu, karena ibu harus melahirkan di ruang ICU dengan pengawasan ketat dari dokter jantung.
Dan sebelum semuanya dilanjutkan, kita harus mendapatkan persetujuan dari dokter jantung apakah kehamilan ini bisa diteruskan atau tidak.

Me : Ya, saya tahu itu...

Tante (tiba-tiba nyeletuk) : Tapi ini kehamilan yang sudah ditunggu bertahun-tahun Dok....

Dokter : Ya saya paham akan adanya keinginan untuk memiliki anak, tapi kita harus lihat juga antara keinginan dan kenyataan... jika memang kehamilan ini berisiko ya tidak bisa dipaksakan

Me : (diem aja karena udah tau dia bakal ngomong begitu)

Tante : (tiba-tiba ekspresinya berubah jadi bete dan jutek)


Dalam perjalanan pulang, si tante yang tadi ketika pergi dalam keadaan ceria, ngajakin makan tahu telor... tiba-tiba terdiam dan sama sekali melupakan ajakannya. Waktu aku tanya lagi apakah jadi makan tahu telor khas kudus, dia malah jawab..."Makan di rumah aja ya..."

Huaaaa... kok jadi dia yang galau melow...tahu telor pun melayang bai-bai..

Mungkin memang orang yang baru dapat berita hepi terus dijebloskan ke kemungkinan terburuk PASTI akan shock.
Tanteku juga demikian.

Aku pun demikian.

Tapi itu sudah lama terjadi, ketika 2 tahun lalu aku didiagnosa PH oleh seorang dokter di Siloam.
Waktu itu apapun yang dia katakan aku tidak takut atau gentar, mau dia bilang jantungku bolong 2 cm kek, harus minum obat seumur hidup kek, sudah tidak bisa dioperasi kek.... I don't care.
Hanya 1 omongannya yang membuatku menangis, TIDAK BOLEH HAMIL.

Selama 2 tahun aku tidak mau menelan omongan dokter itu bulat-bulat. Aku selalu browsing di google mengenai kasus kehamilan pada penderita ASD + PH + eisenmenger. Artikel-artikel kedokteran yang aku temukan mengkategorikan penyakit itu sebagai penyakit jantung dengan risiko tertinggi pada kehamilan. Dalam kamus mereka, penderita jantung digolongkan ke dalam 3 kategori risiko untuk kasus kehamilan, low-medium-high... mungkin udah rejekiku dapet penyakit yang masuk golongan HIGH RISK.

Dan aku juga menemukan beberapa artikel mengenai keberhasilan dalam proses kelahiran pada penderita ASD + PH + eisenmenger, meskipun persentase keberhasilan yang terjadi di luar negeri, yang memiliki tenaga medis lebih profesional dengan tingkat manajemen yang lebih baik daripada di Indonesia, hanya berkisar 50-60%. Tidak heran waktu itu dokterku mengatakan risiko bisa sampai 75%, jika kondisi medis di Indonesia yang memiliki keterbatasan peralatan, tenaga medis, dan manajemen yang masih berbelit.

Sampai sekarang aku masih ingat apa yang dikatakan seorang pendoa ketika aku berada di Siloam pada tahun 2014 silam, yang pernah aku posting di sini.

Tidak apa-apa, saya percaya kamu bisa hamil, semua ini terjadi supaya kamu benar-benar mengalami sendiri bahwa Tuhan kita sungguh besar."

Monday, 26 January 2015

A Very Late Post : Selamat Tahun Baru 2015


Menilik resolusi tahun 2014 kemarin, kayaknya banyak terget yang tidak tercapai.


Contohnya, pengen bisa nyetir ke mana-mana sendirian, ternyata sampai tahun berakhir aku belum berani juga kalo ditinggal eric. Paling banter nyetir sendirian sepanjang 5 km dari rumah menuju bengkel Honda Mugen di Puri, dan sebaliknya dari honda mugen ke rumah, jadi total tempuh 10 km saja. Atau ke alfamart yang masih di dalem komplek sejauh 3 km hanya supaya bisa internetan.

Terus, pengen kelarin 1 novel ecek-ecek buat dikirim ke penerbit ternyata mandek juga. Yang ada bawaannya males melulu....

Penyakit males ini emang racun berbahaya kalo nanti pengen resign dan bikin usaha sendiri.
Pengen ngelunasi cicilan mobil, rencananya pertengahan tahun tapi ketunda beberapa bulan jadi awal tahun ini karena ternyata duitnya kepake buat DP rumah !!! Muahahahaaa.....ini juga salah satu hal unpredictable yang tidak direncanakan di awal tahun 2014. Kita sih mikirnya mau kontrak aja lagi seperti sebelum-sebelumnya, tapi entah ide sinting dari mana yang membuat aku nekat beli rumah, padahal duitnya pas-pasan, ternyata setelah diitung-itung, kebeli juga itu rumah....makasih ya Gusti Allah, eke gak menyangka bisa beli rumah taun 2014 ini !

Jadi resolusi tahun 2015 ini enaknya apa yahhh ?
Tentu saja melanjutkan resolusi tahun 2014 yang tidak tercapai....

Nyetir sendiri ke mana-mana.
Entah berapa tahun lagi aku berani nyetir sendiri tanpa co-pilot di jalanan Jakarta yang mengerikan ini.


mobil penyok akibat nabrak pantat truck, kata orang kalo gak nabrak ya gak belajar...
huuuu...menghibur diri T___T


Menyelesaikan novel amatir.
Meski aku juga udah lupa terakhir nulis sampe mana ya...


Menabung buat travelling.
Tujuan travelling masih tentative yang jelas kudu ke luar Indonesia, jadwal travelling juga tentative tergantung tiket yang didapat. Semoga aja sebelum aku mati, masih punya kesempatan mengunjungi tempat-tempat indah kaya si Walter Mitty !

 Aihhh...ke tempat yang deket-deket aja jarang, mau ke tempat jauhhhhh....duitnye dari mane ?
jangan pesimis, kata orang...kalo punya mimpi yang tinggi sekalian jangan cetek2 :p


Mulai mikirin dana pensiun
Yah ini sebenarnya keputusan yang sulit. Di lubuk hati terdalam, aku masih pengen meniti karir sampe ke jenjang manager di perusahaan ternama, masih pengen loncat sana-sini. Tapi apa daya sepertinya tubuhku tidak mampu. Kalo lagi kumat, aku bener-bener gak kuat ngapa-ngapain, bahkan hanya bangun tidur dan berjalan ke kamar mandi aja aku ngos-ngosan. Meskipun ini terasa sangat dini, kayaknya aku harus udah mulai mikirin akan usaha apa nanti kalo resign. Penghasilan seiprit di awal usaha pasti akan terjadi, tidak akan menyamai penghasilan saat ini, tapi apa boleh buat jika tidak berani memulai maka aku tidak bersikap adil terhadap tubuhku sendiri.

 
source: google

Pengobatan ke jenjang selanjutnya.
Kemarin udah dijadwalin untuk kateterisasi jantung di akhir Maret, abis kateterisasi terus dilihat apakah masih memungkinkan untuk menjalani operasi penutupan lubang jantung. Emang sih gak bakal ditutup semua, karena aku sudah kena eisenmenger syndrome a.k.a aliran darah yang melewati lubang ASD itu sudah 2 arah, mungkin nanti bakal disisain lubang sekitar 2-5 mm dari yang sebelumnya 17 x 22 mm. Tapi kalo ternyata hasil kateter tidak memungkinkan aku untuk operasi yahh....pasrah aja deh.


 kateter jantung bisa dimasukin lewat tangan, bisa lewat paha....
kayaknya kalo aku bakal lewat paha nih !


Baby program continuity.
Sebenarnya ide ini cukup kontroversial. Kalo nanti aku bisa dioperasi dan PH-ku bisa turun, aku pasti akan melanjutkan baby program, tapi kalo ternyata tidak bisa operasi....aku akan tetap mencoba, meski eric dan mamiku lebih memilih menghindari risiko dengan menyarankan adopsi saja, tapi aku tetap pengen mencoba. Kenapa kita harus menyerah sebelum mencoba ? Beberapa teman dari grup PH Indo, ada yang berhasil melahirkan bayi sehat walopun pas melahirkan, sekujur tubuh mereka jadi biru. Masalahnya, ternyata kesulitan hamil ini bukan disebabkan oleh PH, beberapa waktu lalu pas aku test darah diketahui bahwa test ANA ku positif. ANA adalah singkatan Anti-Nuclear Antibody, biasanya ditemui pada penderita LUPUS. Tapi ANA positif belum tentu penderita lupus. Masalah antibody ini sebenarnya cukup mempengaruhi proses kehamilan. Bisa aja hasil pembuahan tidak berkembang karena dihancurkan oleh antibody atau immune tubuh karena dianggap benda asing. Pokoknya, bisa atau tidak bisa operasi, aku akan melanjutkan beberapa test yang sebelumnya disarankan dokter tapi belum sempat aku lakukan. Semoga aja ANA test-ku berubah jadi negatif.

Hasil ANA test aku yang...POSITIVE....makkkk T___T


Yahhh...itu aja sih, sebenarnya bukan resolusi juga, malah lebih ke rencana-rencana tanpa target yang jelas. Karena untuk beberapa kasus, aku hanya bisa pasrah dan menyerahkan hasilnya pada Tuhan.

Tapi aku yakin setiap tahun selalu memberikan cerita tak terlupakan pada setiap orang, entah itu cerita sedih yang membuat kita makin kuat, atau cerita bahagia yang membuat kita makin bersyukur dilahirkan sebagai diri kita.

Selalu begitu, terus, sampai entah kapan akhirnya kita meninggalkan dunia.
Bolehlah kita membuat rencana A sampai Z, tapi apa daya kalo besok ternyata hari terakhir kita menghirup udara, entah dengan cara bagaimana dan di mana.
Aku bersyukur aku masih bisa bersama orang-orang yang aku kasihi, meskipun anjingku telah pergi untuk selamanya dan membuat nangis mami serta adikku.

Selamat berpulang Justin, my 11 years old dog !
Selamat berpulang penumpang Air Asia QZ8501 !

Bye-bye Justin....walopun mami belum rela kau pergi...
tapi aku rela kok....terima kasih sudah menjadi anjing dan teman kami selama 11 tahun,
itu adalah waktu yang cukup panjang :)


Selamat datang 2015 !
selamat datang harapan baru !

Friday, 18 April 2014

The Secret Life of Walter Mitty - My Point of View

"To see the world, things dangerous to come to,
to see behind walls, to draw closer,
to find each other and to feel.
That is the Purpose of LIFE"




*SPOILER ALLERT*

Walter Mitty adalah seorang yang memiliki kehidupan monoton dengan rutinitasnya sehari-hari. Sejak ayahnya meninggal dan dia harus jadi tulang punggung keluarga, rupanya dia sudah meninggalkan segala hal yang membuat dia menjadi "lebih hidup" misalnya hobinya main skateboard dan membuat rambutnya model mohawk. Mungkin karena hal itu pula, Walter Mitty menjadi orang yang sering sekali (baca: amat sangat sering sekali hampir tiap waktu) tenggelam dalam dunia imajinasinya, sampai bengong alias freezing beberapa menit.

Tapi hidupnya mendadak berubah ketika dia dihadapkan pada beberapa masalah yang ekstrim dalam waktu bersamaan. Pertama, dia jatuh cinta pada seorang karyawan baru di kantornya. Kedua, kantor tempat dia bekerja akan diakuisisi sehingga jajaran management akan mengalami perombakan besar-besaran dan banyak karyawan terancam dipecat. Ketiga, ketika dia sebagai manager yang menangani cover majalah kini harus mencari negative film no.25 yang hilang untuk edisi terakhir majalahnya. Maka si Walter Mitty, dipaksa oleh keadaan yang ekstrim, mengambil langkah yang tidak kalah ekstrim pula dengan meninggalkan rutinitasnya mencari negative film yang sangat penting itu sampai ke seluruh dunia. Ia mengejar keberadaan Sean O'Connell, seorang fotografer yang mengambil foto untuk cover majalah dan hanya meninggalkan petunjuk melalui beberapa jepretan terakhirnya.

Perjalanannya dimulai dari Greenland yang beku dan terpencil, kemudian menuju gunung berapi dengan skateboard di Islandia, dilanjutkan ke Afganistan yang tak bertuan, lalu berakhir di puncak bersalju Himalaya.
  
Welcome to Greenland, pals !


Not enough with volcano eruption in Iceland ?


 Try freezing ice that drift your mind on the high Himalaya...

Selama perjalanan si Walter Mitty keliling dunia, mata saya gak bisa lepas dari keindahan alam yang disajikan dengan sangat apik. Membuat saya berpikir, betapa hidup kita yang terjebak rutinitas seperti Walter Mitty itu membuat kita seperti katak dalam tempurung. Kita yang berada dalam comfort zone merasa ogah mencari sesuatu di luar sana, yang belum bisa kita jangkau, hanya karena kita tidak memiliki keberanian untuk melangkah keluar.

Suatu hari nanti jika saya tinggal di landed house, saya akan merindukan kerlip malam kota Jakarta yang membentang dari lautan sampai ke selatan dilihat dari lantai 28. Sungguh ganjil rasanya bahwa saya merasa pemandangan itu sungguh indah, padahal di luar sana, di suatu tempat antah berantah, ada keindahan yang sesungguhnya dan saya tidak pernah tahu.

Kalau saya membuat "The Bucket List", saya akan memasukkan kunjungan ke tempat-tempat indah dan liar di dalamnya :)

Eh, tapi jangan sampe ya karena keliaran alamnya, saya malah mati seperti pemeran utama dalam film "Into The Wild" heheee....

Ellen May Books

Isinya bagus...recommended buat yang pengen tau serba serbi saham ! 

Bulan lalu, saya udah pengen banget beli buku-buku Ellen May tapi baru kesampaian bulan ini, dan beruntungnya terbitan bulan ini sudah yang edisi revisi.

Ellen May punya akun twitter @pakarsaham yang sudah saya follow dan memberikan tips serta teori-teori trading & investing yang berguna.

Seperti yang selalu saya singgung di posting terdahulu, saya berencana untuk pensiun dini sebagai karyawan kantoran dan fokus untuk cari duit dari rumah.
Rencana pertama, saya akan buka online shop dikarenakan lebih mudah dilaksanakan dengan modal kecil, saat ini sih baru punya 1 onlen shop, masih belajar en coba-coba suka dukanya, mungkin someday bakal nambah untuk produk-produk laen hahahahaaa...
Rencana kedua, saya akan memulai trading dan investasi saham, mengikuti usaha saya tahun lalu dengan membuka akun reksa dana. Rencana ketiga, setelah saya mahir trading saham, saya akan mencoba trading forex dikarenakan forex ini jauh lebih sexy dari saham namun juga lebih liar karena tingkat volatilitas yang tinggi. Kalau saham itu ibarat Syahrini, kalau forex itu ibarat Julia Perez :p


Buku Ellen May yang pertama berjudul "Smart Trader Not Gambler" yang lebih fokus mengangkat topik psikologi atau Mind MAPS dalam trading, sedangkan bukunya yang kedua "Smart Trader, Rich Investor: The Baby Steps" lebih difokuskan untuk para pemula banget yang masih bingung dalam pengambilan langkah, akan fokus ke trading atau investasi dengan modal yang dimiliki. Jadi kalo menurut saya, lebih baik baca STRI:TBS dulu baru setelah itu baca STNG.

Setelah habis baca bukunya, kita cobain juga CD trial dari software analisis teknikal yang ditawarkan, yaitu Amibroker. Saya pernah juga ditawarin seorang teman dari sebuah sekuritas tempat saya kerja dulu, sebuah software trading bernama Metatrader. Nah, sebelum beneran buka akun real, ada baiknya kita belajar dengan akun virtual selama beberapa bulan. Saya sih akan belajar pakai akun virtual sampai modal terkumpul cukup dan siap untuk resign.

Setelah siap lahir batin, saya akan buka rekening di sekuritas. Kemungkinan di tempat suami saya kerja, atau di tempat saya dulu pernah kerja alias di perusahaan teman saya.

After that, sesuai saran dalam buku STRI:TBS, sebaiknya membedakan akun untuk trading jangka pendek, dengan akun untuk investasi jangka menengah/panjang, karena strateginya juga berbeda.

Kalo sudah lebih ahli lagi dalam trading saham dan modal lebih banyak, saatnya mulai terjun ke trading forex.

Satu hal yang sangat ditekankan oleh Ellen May adalah :
Jangan menganggap "Trading Saham" sama dengan "Main Saham". Main saham akan membuat seseorang menganggap bahwa jual beli saham bukanlah sesuatu yang serius, melainkan hanya "permainan" alias "judi" sehingga banyak orang mengalami kerugian karena pengen kaya secara instan. Tapi anggaplah jual beli saham sebagai bisnis yang serius dengan mempelajari teori yang ada, baik analisis teknikal maupun analisis fundamental serta pembatasan risiko yang ketat dan disiplin.

Lebih baik untung kecil tapi konsisten, daripada untung besar karena tamak tapi setelah itu buntung besar.
Tidak ada kaya yang instan di dunia ini, yang ada kaya instan jadi babi ngepet, berendam di danau keramat cari wangsit, atau jadi koruptor.

Let's learn and do stock trading !

Tuesday, 11 March 2014

How I Met Your Father - Part 9

IT'S NOT GOODBYE YET

Dear Kid(s),

Maybe this is the last chapter of this season.
I have just done some medical treatments and the result is not good.

The doctor said that I may not be pregnant because of my heart & lungs condition.
If I insist, he said that 75% will cause the death of you, me, or us both.

The tension in my lungs is way too high, even if it's just to supply the oxygen for my body. It will become even higher if I'm pregnant and my heart will exceed its limit to pump the blood.

It's not my broken lungs or heart that made me cry.
It's because I can't have you that make me the saddest woman in the world.

Deep inside my heart, I believe that 25% is more that enough for miracle to happen into somebody's life.

25% is a big opportunity.
25% is hope.
25% is everything for me.

I will cancel ALL the baby program that I have planned because of that 75%.
But, I WILL NOT say goodbye to you because of that 25%.

So, I would like to say....
See you again in the next chapter of my life.

Thursday, 16 January 2014

Resolusi Tahun 2014

Segenap kru Fly Me to My Dream mengucapkan...
SELAMAT NATAL 2013 dan TAHUN BARU 2014
Terima kasih atas kesediaan pembaca aktif, pembaca silent, dan pembaca nyasar untuk meramaikan blog GAJEBO ini.

Semoga kalian semua semakin sukses dalam segala hal di tahun yang baru ini :)


Menutup akhir tahun 2013, saya cukup puas karena bisa liburan selama 2 minggu untuk mudik. Meskipun akhirnya jadi bokek, tapi semuanya terbayar karena bisa kumpul bersama keluarga di Malang, Kudus, Surabaya, Jakarta dan Bandung. What a fun roadshow !

Sebelum menyusun resolusi tahun 2014, saya ingin kilas balik alias review apa saja yang terjadi di tahun 2013 lalu.

- Beli gadget Android yang dicicil 12x, akhirnya lunas juga akhir tahun 2013 lalu wakakaka.... lumayan mengurangi beban tagihan kartu kredit.

- Udah belajar nyetir mobil di Jakarta, tapi setelah nyobain keluar beberapa kali terus trauma dan berhenti total. Sekarang jadi kagok lagi, padahal udah setaun sejak punya mobil... hixx... menyedihkan.

- Dapat kesempatan ke Australia. Yeahh.... perjalanan pertama saya keluar negeri. Saking excited-nya, duit tabungan langsung ludes buat jalan-jalan ke Melbourne juga, maruk dot com hahaha....padahal destinasi yang ditentukan cuma Sydney doank !

- Dalam perihal kerjaan, gaji tahun 2013 naiknya lumayan dikarenakan efek kenaikan upah buruh dan peningkatan omset export. Meski demikian, kenapa pengeluaran juga berbanding lurus ama penghasilan ya ?? Terbukti dengan tagihan kartu kredit yang juga meningkat signifikan T__T

- Masih dalam hal kerjaan. Kalau tahun lalu saya masih meneruskan proyek-proyek peninggalan jaman lampau, tahun ini perusahaan sudah meluncurkan proyek yang saya handle dari NOL. Senangnya....langsung deh update CV LinkedIn sebagai "Key Achievement" hahahaaa....beberapa bulan kemudian, beberapa telepon dari perusahaan lain menawarkan interview, tapi ntah kenapa saya masih menikmati comfort zone ini, dan masih cinta ama perusahaan ini. Apakah loyalitas saya mulai terbentuk ??? Kalau teman saya tahu, bisa dihujat abis-abisan saya karena loyal !!
Meet Colleagues from Australia : Mike, Vincent, MJ, Dwayne, Craig
 
Christmas Pict @Central Park Mall, small gift from Craig

- Mulai ngegym untuk melatih pernapasan dan kekuatan jantung, tapi setelah beberapa bulan kok kayaknya gak ngefek yah ?? Meski demikian, saya harus tetap rajin datang minimal sekali seminggu, kalo gak...bisa disantet sama suami saya yang udah susah-susah bayarin hihihiiii....

- Bisa liburan bareng mami mertua, mami, papi, adek-adek ke Jakarta dan Bandung dengan budget sendiri. Walopun saya belum mampu menopang kebutuhan hidup mereka, cuma ini yang bisa saya lakukan. Dan ketika mami saya bilang bahwa dia menikmati liburan ini, rasanya saya juga ikut senaaaanngg...makasih Tuhan Kau masih ijinkan kami berkumpul dalam keadaan sehat.

Ke Ciater liburan akhir tahun 2013, berkabut bangettt....

- Have fun bareng teman-teman kantor. Snorkling ke kepulauan seribu, outing di Garut, jalan-jalan ke Gading walk, Food Festival, dll... meski kadang sedih karena beberapa di antara mereka resign, tapi kenangan itu akan selalu ada *kok jadi kayak lagu ya ??

Snorkling with colleagues @ Kepulauan Seribu

 
 
Company Gathering 2013 @ Kampung Sumber Alam Garut


- Memulai baby program, yang mana membuat kantong kempes dan belum kelihatan hasilnya. Semoga saja di tahun yang baru ini, kisah "How I Met Your Father" bisa memberikan kejutan-kejutan yang menyenangkan :)

- Pindah ke apartemen baru. Awalnya saya sangsi bisa tinggal di tempat baru ini, tapi ternyata bisa *kalo dipaksain* dan saya lega karena ternyata jauh lebih menyenangkan daripada apartemen lama.

Di awal tahun 2014 ini, saya ingin menetapkan beberapa resolusi yang, meskipun belum tentu terwujud tapi bisa jadi motivasi karena ada target untuk dicapai :)

- Meningkatkan saldo tabungan untuk : melunasi kredit mobil, investasi, bantuan modal usaha orang tua, kuliah S2 desain.

- Meneruskan baby program ke tahap lebih lanjut.

- Berani nyetir mobil sendiri ke mana-mana.

- Menyelesaikan salah 1 novel dan kirim ke beberapa penerbit


Selamat berjuang kawan !


Sunday, 5 May 2013

How I Met Your Father - Part 5

Dear Kid(s),

Last Friday - on May 3rd - finally I met with Professor T.Z.Jacoeb in Sam Marie Clinic, South Jakarta.
The queue is very loooooonnnggg....and I got number 23 !!!
I and your dad decided to watch Iron Man 3 in IMAX Gandaria to kill time. I got some phone rings from my manager when I watched the movie, but I just ignored it, because I said to him that I must attend the clinic on time at noon - lolzz...we're a naughty-escape-from-work-couple :D
Well, even my schedule is 8:00 pm, but we met the doctor at 9:30 pm, not too bad...and he explained about reproduction system briefly.
I and your dad have to take some tests in laboratory before further medical treatment.
All the test should be done in 1 menstruation cycle, i.e in 1 month.

For this very first visit, we spent IDR 270,000 for doctor consultation and administration fee - ONLY !!

We asked the nurse to write the budget estimation for every test, and here's the list :
- General treatment check, both for me and your dad = IDR 1,400,000
- Sperm analysis, general = IDR 1,300,000
- Reproduction hormone & protein = IDR 4,700,000
- HSG = IDR 1,000,000
- Torch, KM, HIV = IDR 3,500,000

TOTAL = IDR 11,900,000

Well...well...I just can say NOTHING, I am speechless  >_<"

I know, we will have the money in the second quarter of the year (e.g THR, bonus, incentive), but I have a plan to travel to Singapore.
I really want to have you indeed ! No doubt about it.

But I will not force myself to do this.

I will let everything flow as God's plan.
And I will enjoy my quality time with your dad before you come into our life :)


Tuesday, 16 April 2013

Fund Investment

JENG....JENG....JENG !!!!

One of My Wish List again, achieved in the first quarter of this year !! Thank GOD :)

Akhirnya sempat juga nyisihin sebagian duit buat beli reksa dana. Bukan hal yang mudah, mengingat banyak keperluan juga untuk ini itu. Tapi kalau dipikir-pikir, reksa dana itu kan long term investment, kalau nggak dari sekarang terus kapan lagi mulainya. Kebetulan banget Indeks Harga Saham Gabungan hari ini lagi turun lumayan banyak, jadinya nilai unit reksa dana yang saya incar juga ikutan turun, saat yang tepat buat beli.

Saya memutuskan untuk pilih Panin, setelah sebelumnya mempertimbangkan untuk ikut Schroder. Tak lain dan tak bukan oleh karena suami saya kerja di Panin, jadi lebih mudah untuk melakukan controlling.

Apa sih reksa dana itu ?
Reksa Dana adalah wadah yang dipergunakan untuk menghimpun dana dari masyarakat pemodal untuk selanjutnya diinvestasikan dalam Portofolio Efek oleh Manajer Investasi.
Karena saya beli jenis reksa dana saham, yaitu Panin Dana Maksima dan Panin Dana Prima, jadi nantinya, duit saya akan digabungkan sama duit orang lain yang juga sama-sama beli reksa dana itu, kemudian dimainkan oleh si fund manager supaya duit saya berkembang dan memberikan imbal.

Siapa manager Investasi-nya ?
Masing-masing produk reksa dana dikelola oleh manager yang berbeda. Kalau reksa dana yang saya beli, pengelolanya adalah 3 orang ini :
Winston Sual, David Sondakh, dan Jimmy Hidayat.
Dari ketiga orang itu, tentu aja yang paling pintar dan jam terbangnya tinggi adalah Pak Winston, yang memulai karirnya sebagai floor trader di BEJ, dan sekarang jadi salah satu direktur di Panin.

Apa itu Unit Penyertaan ?
Unit Penyertaan adalah satuan ukuran yang menunjukkan bagian kepentingan setiap pemegang unit penyertaan dalam portofolio investasi kolektif.
Kalau beli saham, satuannya "LOT" yang terdiri dari 500 lembar saham, kalau reksa dana nyebutnya "UNIT", kalau ikut asuransi biasanya mudeng.

Apa itu Nilai Aktiva Bersih (NAB) ?
NAB adalah nilai pasar yang wajar dari suatu Efek dan kekayaan lain dari Reksa Dana dikurangi seluruh kewajibannya.
NAB Reksa Dana dihitung dan diumumkan setiap Hari Bursa.
Jadi, kalau misalnya mau beli saham, kita tahunya harga per lembar saham Rp.XXX, tapi kalau mau beli reksa dana yang dilihat adalah NAB per unit penyertaan, RP. XXX

Apa risiko ikut reksa dana ?
Seperti semua jenis investasi, reksa dana juga memiliki risiko sesuai karakteristiknya. Risikonya begini, kalau duit saya berkembang, maka saya harus memberikan upah kepada Manager Investasi yang disebut Fee. Tapiiii....kalau seandainya dia merugi dan perusahaannya bangkrut, saya harus rela uang saya dikembalikan berapa saja (syukur kalau bisa kembali), dan saya tidak berhak menuntut perusahaan atau manager investasinya.
Tapi kalau dipikir-pikir, apa iya demi nggak rela ngasi gaji ke trader dan ketakutan akan rugi, saya lebih rela main saham sendiri ? Lha wong saya juga ndak tahu apa-apa soal pasar modal kok. Ini cuma masalah sugesti aja, lebih rela rugi main sendiri, apa dimainkan orang ?
 
Sebenarnya sih, untung-untungan reksa dana sangat dipengaruhi oleh kepiawaian manager investasinya. Misalnya aja, kalau di Panin yang bagus itu reksa dana saham karena yang mainin si Pak Winston, tapi di perusahaan lain yang lebih bagus adalah reksa pendapatan tetap atau reksa dana campurannya.
Jadi ya, suatu perusahaan gak bisa dibilang bagus 100% atau jelek 100% karena yang dilihat adalah lebih ke kinerja produknya.

Berhubung saya masih cupu, jadi daripada kebanyakan mikir tapi gak jalan-jalan, lebih baik saya move on dulu dan belajar sambil jalan.

Wednesday, 2 January 2013

Big Christmas Gift

Finally, I got it in December 26, 2012....

Rasa syukur yang begitu dalam dan terima kasih yang susah diungkapkan dengan kata dalam doa apalagi dalam blog ingin saya sampaikan pada Tuhan Yesus yang telah mendengarkan doa saya, dan Bunda Maria yang telah turut mendoakan saya.

Saya berterima kasih karena orang tua saya diberi jalan dan kemudahan tepat pada waktunya sehingga bisa membiayai uang masuk Universitas adik bungsu saya yang mana biayanya tidak kecil. Benar-benar deh...Tuhan memberikan tidak lebih cepat atau lebih lambat, tetapi TEPAT WAKTU.

Lalu, cerita mengenai saya sendiri. Betapa kesabaran dan penantian selama setahun ini akhirnya terbayar sudah dengan kehadiran sebuah mobil yang sebentar lagi akan dikirim ke Jakarta.

Memang mobil ini bukan mobil baru, istimewa, harga selangit, kinclong, blink-blink dan bisa membuat penumpangnya bangga setengah mati. Mobil ini cuma mobil sedan biasa, yang diproduksi tahun 2003 alias umurnya sudah 10 tahun dan teknologinya tidak secanggih mobil-mobil sekarang. Beruntung, pemilik sebelumnya merawat mobil ini dengan baik sehingga meski usianya cukup tua, tetapi mobil ini masih terlihat sehat walafiat.

Meski mobil ini cuma sedan tua, tapi saya sangat berterima kasih pada Tuhan. Karena saya boleh memilikinya dari hasil keringat sendiri. Mobil ini tidak jatuh dari langit, tidak dibelikan orang tua, tidak dipinjami oleh kantor, tidak diberikan secara cuma-cuma oleh orang lain, tetapi hasil dari kesabaran menabung se-sen demi se-sen, dan tentunya atas ijin Tuhan.

Saya tidak akan lupa setahun lalu, ketika saya membulatkan tekad untuk memiliki mobil ini. Meskipun suami saya bilang menabung dengan persentase sekian dari gaji cukup berat, tetapi saya tidak peduli. Bulan demi bulan kami jalani seperti komitmen awal tahun. Godaan juga datang bertubi-tubi, di saat teman-teman bisa pelesir ke Bali dan luar negeri atau nonton konser dengan tiket harga jutaan atau beli hape baru, saya dan suami harus menahan keinginan jalan-jalan demi menabung. Padahal kan suami istri yang belum dikaruniai anak seharusnya banyak-banyak refreshing biar gak stress dan gampang bikin anak hahahahahaaa.....

Kadang-kadang, tidak jarang juga terjadi percekcokan yang disebabkan misi menabung gila-gilaan ini karena beda prinsip. Menurut suami, untuk menambah tabungan, kami harus semakin berhemat, menurut saya untuk menambah tabungan justru pendapatan kita harus ditambah, alias punya passive income. heheeee....seperti analogi gelas berisi 1/2 air, suami saya berpikir, "Gelas ini setengah kosong". Sedangkan saya berpikir,"Gelas ini setengah isi".

Sebagai manusia biasa, sering juga saya merasa iri pada orang-orang atau pasangan muda yang sepertinya tidak harus se-struggle kami. Yang sudah diberi rumah oleh orang tuanya, sudah diberi mobil, tinggal meneruskan bisnis keluarga, sehingga yang perlu dipikirkan mereka cuma "bikin anak" saja. Tidak perlu repot-repot memikirkan materi. Tapi kalau melihat ke atas terlalu lama ya bakal capek juga. Melihat ke atas perlu untuk motivasi, tapi kalau pikiran sudah menjurus ke iri, saya perlu sekali orang yang mengingatkan saya untuk melihat ke bawah. Betapa banyak juga orang-orang maupun pasangan yang tidak seberuntung kami berdua. Yang harus berjuang lebih keras lagi dan menghadapi cobaan yang jauh lebih berat. Seharusnya kami bersyukur atas semua yang kami punya.

Jadi, ini bukan akhir perjuangan. 1 wish list sudah terpenuhi di akhir tahun 2012. Masih banyak wish list yang lain yang harus dikejar ketika kita masih muda dan diberi kesehatan. Kalau teman saya woro-woro di facebook mengenai resolusinya di tahun 2013, saya cukup woro-woro di blog ini. Resolusi saya ya...semua yang ada di wish list heheheee....

Mari mengejar impian, dan semoga Anda selalu dalam berkat Tuhan, amin.

 Nangkring di depan rumah mertua @ Malang

Sunday, 25 November 2012

Pengen Android

Yaelahhh....rasanya kalo ngomongin wish list tuh ga pernah ada habisnya. Satu belum keturutan, eh muncul keinginan lain.
Apaaa lagi kali ini ????

ANDROID !!!!

Yeapp...si robot ijo ini sebenernya jadi dilema waktu aku mau beli bebe jaman dahulu kala. Cuman karena si bebe waktu itu memberikan pengaruh social pressure, alias kalo ga punya, kamu akan terkucil. Maka saya pun menetapkan hati membeli bebe.

Waktu berlalu, dan sama seperti Facebook yang jadi membosankan, saya juga bosan sama bebe. Terutama entah karena kutukan atau apa, bebe yang saya miliki selalu bermasalah dalam jangka waktu kurang dari setaon. Nasibbb....

Saya pun jadi teringat hape-hape jadul saya yang awet-awet, terutama si Motorola RAZR V3 yang dulu pernah melegenda, dan saya bangga banget memakainya meski fiturnya ga secanggih nokia ABC. Tapi stylenya donkkk..."gue banget dah si RAZR"

Terus karena sekarang jaman Android, maka saya pun jadi kepengen memiliki satu. Entah itu tablet atao smartphone. Dilemaaaa lagiiii....

Kalo smart phone, pilihan saya adalah
Motorola Droid RAZR Xt910




Kalo tablet, yang cocok di budget kayaknya
Samsung Galaxy Tab 2 Espresso
Mau mau mauuuuuuu.........